Select Page

TAHAP MEMBUAT ANIMASI 3D

Animasi 3D adalah sebuat animasi yang berada dalam bidang 3 dimensi. Karena berada dalam ruang 3 dimensi, animasi 3D tidak hanya memiliki tinggi dan lebar saja, tetapi juga memiliki kedalaman atau volume didalamnya. Karena memiliki Panjang lebar dan juga volume, tentunya animasi 3D akan tampak seperti objek aslinya, bisa bergerak dan beputar seolah hidup. Karena tampak seperti asli, dalam proses pembuatan animasi 3D pun sangatlah tidak mudah. Karena membutuhkan device yang kuat dan cepat dalam proses rendering animasi 3D. berikut adalah beberapa tahap yang harus dilalui dalam membuat animasi 3 dimensi.

  1. MODELING

Proses modeling merupakan proses dimana sebuah pembuatan karakter dan environment dilakukan. Pada tahap ini akan dibuat dalam 3 dimensi dari segi konsep desain karakter dan environment yang telah dibuat. Dalam proses ini dianjurkan untuk membuat karakter menggunakan model “T pose”, yaitu karakter yang dibuat didalam software 3D  akan dibuat dengan gaya kedua tangan terlentang supaya proses rigging lebih mudah.

Hal yang menjadi ciri khas dalam proses ini adalah jumlah polygon pada satu objek atau karakter yang akan dibuat. Apa itu polygon dalam proses pembuatan animasi 3D? polygon merupakan bidang tertinggi dan bidang persegi banyak pada permukaan objek yang dibatasi oleh beberapa edge atau tepian, polygon terbentuk dari gabungan vertex, edge, dan face. Polygon dapat berbentuk segitiga, segilima, segiempat, dan lain lain. Supaya beban computer tidak terlalu berat selama proses rendering, sebaiknya tidak membuat polygon dalam jumlah yang banyak.

  1. ANIMATION

Setelah memlalui proses modeling, maka selanjutny yang harus dilalui adalah proses animation. Dalam proses animation ini terdiri dari beberapa Teknik, diantaranya yaitu :

Traditional animation, pada proses ini menggunakan Teknik tradisional animation yaitu setiap frame pada film animasi berupa foto dari gambar. Gambar tersebut dibuat lebih dulu dikertas dengan berbagai Gerakan untuk menghasilkan ilusi Gerakan yang berbeda.

Full animation, Teknik ini menggunakan gambar yang sangat detail dan diiringi dengan Gerakan yang sesuai. Pembuatan film animasi penuh dapat menggunakan cara realistis hingga mengarah pada kartun.

Limited animation, Teknik yang cenderung menggunakan detail yang kurang rinci namun gambar yang dibuat masih stylist dengan menggunakan metode transisi. Teknik ini sudah menghasilkan animasi dengan budget yang efektif untuk media

Rotoscoping adalah Teknik dimana animator melacak Gerakan live action dan frame by frame. Sumber dari film bisa langsung digandakan dari actor ke gambar animasi

Selanjutnya adalah live action atau animation, Teknik ini dilakukan dengan menggunakan karakter yang sudah Digambar menjadi sebuah film animasi. Kemudian difilmkan Kembali namun dengan karakter manusia asli dan background yang nyata.

  1. RENDERING

Ini adalah salah satu proses yang mungkin sering kamu dengar. Tahap rendering adalah tahap dimana akhir dari seluruh pembuatan animasi. Seluruh data yang masuk dalam proses modeling dan animation akan dirender atau diproses agar menjadi format video yang bis akita semua nikmati.

Banyak sekali proses yang dilalui untuk membuat animasi 3D bukan?. Tetapi saat ini sudah banyak sekali yang menawarkan jasa dalam pembuatan animasi 3D salah satunya adalah TIRTA MEDIA PRODUCTION. Di TIRTA MEDIA PRODUCTION akan membuat animasi 3D dengan kualitas yang bagus. jika anda tertarik dengan TIRTA MEDIA PRODUCTION, anda bisa langsung mengunjungi dan melihat portofolio kami pada alamat lengkap dibawah ini.

“ Tirta Media Production Adalah Perusahaan Profesional yang Melayani Pembuatan Video Profil, Video Safety Induction,  Video Animasi 2D & 3D, Video Dokumentasi, Video Iklan, dan Digital Marketing”

Untuk informasi lebih lanjut hubungi : WA/ Telpon : 0822-8623-0300

Email                     : marketing@tirtamedia.co.id

Website                 : www.tirtamedia.co.id

Portfolio klik link berikut         : https://www.youtube.com/channel/UCtagATyx8VSUK_8Qav5Zhfw